Pages

Selasa, 26 Juli 2011

Naskah Film Setengah Sendok Teh (Ifa Isfansyah, 2007)



Seorang istri yang sangat mencintai suaminya. Setiap hari sang istri membuatkan secangkir kopi dengan takaran tiga sendok teh bubuk kopi dan setengah sendok teh gula. Sang suami tidak pernah menyukai kopi tersebut. Namun perempuan itu tidak pernah berhenti membuatkannya.


Setengah Sendok Teh
Ifa Isfansyah
Fiksi | 18 Menit | DV Warna | Yogyakarta 2007
Naskah: Ifa Isfansyah
Produser : Damiana Widowati, Chandra Endroputro, Ary Juwono, Narga
Pemain: Titi Dibyo, Suparwoto, Suhartono
Co-produksi : Freemovie Media


Pemutaran & Penghargaan:
- International Film Festival Rotterdam 2008.
- Best Asian Short Film / Hongkong Independent Film-Video Award 2008.
- Singapore International Film Festival 2008.
- Jeonju International Film Festival 2008.





Unduh Naskah: Kuda Laut (Shalahuddin Siregar, 2009)



Shalahuddin Siregar | 25 Menit | Warna | Yogyakarta | 2009
Kuda Laut adalah cerita bagaimana dua orang harus berhadapan dengan konstruksi masyarakat tentang orientasi seksual dan pernikahan dan menyerah pada konstruksi bentukan itu.
Aji, 26 tahun, dan Bayu, 28 tahun, sudah berpacaran selama empat tahun. Aji seorang fotografer yang menetap di Yogyakarta dan Bayu mempunyai toko batik warisan keluarganya di pasar Klewer, Solo. Pada usia yang hampir 29 tahun, Bayu dihadapkan pada kemauan keluarganya untuk segera menikah dan punya anak, sementara Aji yang selama ini lebih terbuka tentang orientasi seksualnya tidak bisa melarang Bayu untuk menikah.
Film ini adalah penggambaran hari-hari terakhir menjelang pernikahan Bayu.
Pemutaran dan Penghargaan:
- Finalis SEA Shorts Cinemanila International Film Festival, 2010




klik di sini untuk download naskah film kuda laut selengkapnya
Download Naskah Ini

Kamis, 21 Juli 2011

Naskah Film: Anak-Anak Lumpur (Children of Mud)


Kisah tentang anak-anak korban lumpur panas Lapindo, yang berjuang mempertahankan “harta” yang masih tersisa dalam hidup mereka.
Anak-Anak Lumpur (Children of Mud)
Danial Rifki
Durasi : 23 minutes
Format: Super 16mm
Aspect Ratio : 16: 9
Genre : Children, Drama, Human Rights, Environtment, Fiction
Subtitle : English
Tahun Produksi: 2009

Pemain:
Aflachul Mukminin as Rafi
Iswatul Yatima as Wulan
Lukmanul Hakim as Yusman
Director : Danial Rifki
Producer : Ritvima Definta Arliccan
Scriptwriter : Perdana Kartawiyudha
Cinematographer : Dodon Ramadhan
Art Director : Antoinette Louise
Sound Designer : Rizkia Ayyub and Clauss Marinez
Editor : Astari Sri Purnomosari
Publicist : Perdana Kartawiyudha
Pemutaran dan Penghargaan:
- Official Selection in Indonesian Film Festival 2010 (Melbourne, Sydney, 2010)
- Screened in Jiffest Traveling 2010 (Medan, Padang, Malang, Solo, Banjarmasin, Makassar, 2010)
- Screened in Traveling Program of Clermont-Ferrand Film Festival 2010 (France, 2010)
- Nominee for Best Film, Best Director, Best Cinematography in Ganesha Film Festival 2010
- Best Screenplay in Ganesha Film Festival 2010 (Bandung, 2010)
- Nominee for Best Short Film in Indonesia Film Festival 2009 (Jakarta, 2009)
- Official Selection in Jakarta International Film Festival 2009 (Jakarta, 2009)
- Best Fiction and Viewers Choice in Konfiden Short Film Festival 2009 (Jakarta, 2009)
- Screened in UMM (Malang, 2009)
- Screened in French Cultural Center (CCF) Jakarta (Jakarta, 2009)
- Official Selection in Purbalingga Film Festival  2009 (Purbalingga, 2009)
- Best Film In National Film Day 2009 (Jakarta, 2009)
- Screened in Kineforum (Jakarta, 2009)
Kontak:
Perdana Kartawiyudha
Fakultas Film dan Televisi
Institut Kesenian Jakarta
Jln. Cikini Raya 73 Jakarta, Indonesia
pidi@skenario.org
62 81 3100 335 24

LIHAT TRAILER FILM ANAK-ANAK LUMPUR

klik di sini untuk download naskah teater selengkapnya
 Download Naskah Ini

Naskah Film : Hujan Tak Jadi Datang aka It’s Not Raining Outside




Hujan Tak Jadi Datang aka It’s Not Raining Outside
Limaenam Films. Fiksi. 16 Menit. Yogyakarta, 2009
Naskah & Sutradara: Yosep Anggi Noen
Pemain: Andrea Andjaringtyas Adhi, Jamaludin Latief
Hujan Tak Jadi Datang bercerita tentang sebuah hubungan yang dingin. Ning dan Mur tak terlihat seperti layaknya sepasang kekasih yang jatuh cinta dan dilanda gejolak asmara. Mereka hadir sebagai sosok-sosok kesepian yang tak bahagia.

Pemutaran dan Penghargaan:
- Purbalingga Film Festival, 2009
- Nominasi Film Terbaik, Festival Film Pendek Konfiden, 2009
- Cinemanila International Film Festival, 2009
- International Film Festival Rotterdam (IFFR), 2010
- World Film Festival Bangkok, 2010
- Singapore International Film Festival, 2010
- Asian Hot Shots Berlin, 2010




klik di sini untuk download naskah Film selengkapnya
 Download Naskah Ini

Naskah Film: Territorial Pissings (Jason Iskandar, 2010)



Territorial Pissings (2010)
Gambar Darurat | HD | Fiksi | 7 Menit | Sutradara & Penulis : Jason Iskandar | Produser : Florence Giovani | Pemeran : Yovita Ayu & Deo Grasianto

Sepasang remaja terbangun dari tidurnya saat beristirahat dalam perjalanan menuju ke luar kota. Mereka akan melanjutkan perjalanan, namun percakapan terjadi antara mereka dengan sekelilingnya, yang membuat perjalanan mereka tertunda untuk beberapa saat.
• Film Pendek Asia Terbaik (Blencong Award) – Jogja-Netpac Asian Film Festival 2010



klik di sini untuk download naskah film selengkapnya
 Download Naskah Ini

Download Naskah: Marni aka The Wife (Kuntz Agus, 2010)


Marni
Sutradara: Kuntz Agus
Produser: Ajish Dibyo
Pemain: Ajeng Patria Meilisa, Agus Triatmojo, Agra Aghasa
Harimau Films / Fiksi / 23 Menit / Yogyakarta / 2010

Marni adalah sebuah film fiksi-pendek dengan latar belakang perburuan Penembak Misterius (Petrus) tahun 1983. Tahun itu adalah masa di mana banyak sekali terjadi pembunuhan dengan pelaku ‘tak dikenal’. Peristiwa Petrus adalah sebuah catatan hitam sejarah kekerasan negara yang hingga masih diselimuti tabir tanda tanya.
Petrus pada awalnya dimulai di Yogyakarta dengan nama Operasi Pemulihan Keamanan yang ditujukan untuk menekan angka kriminalitas. Operasi yang kemudian diadopsi secara nasional dengan nama sandi Operasi Clurit hinga menewaskan lebih dari 1300 orang (data dari Kontras). Diluar aspek politis dan hukum kasus Petrus, ada sesuatu yang lebih besar lagi yang harus dilihat lebih dalam lagi, yakni kemanusiaan.
Petrus adalah teror, sebuah ancaman serius bagi kemanusiaan, sejarah yang dilupakan dan menyimpan potensi-potensi perulangan. Hingga kini, pencatatan dan arsip visual dokumentatif maupun reflektif terhadap peristiwa itu sangat minim.
Pemutaran dan Penghargaan:
Official Selection, Festival Film Solo 2011
Nominasi Film Pendek Terbaik, Festival Film Indonesia 2010



klik di sini untuk download naskah film selengkapnya
 Download Naskah Ini

Rabu, 20 Juli 2011

Yesus Akan Kembali - Harun Yahya

Yesus (Isa) (as), sebagaimana rasul-rasul lainnya, merupakan seorang hamba pilihan Allah yang diutus kepada umat manusia untuk menyeru kepada jalan yang benar. Meskipun demikian, ada beberapa sifat Yesus (as) yang membedakan dari rasul-rasul lainnya. Yang terpenting dari semua itu adalah dia telah diangkat Allah dan akan kembali lagi ke bumi.

Berbeda dengan yang diyakini oleh mayoritas manusia, Yesus (as) tidaklah wafat disalib dan dibunuh ataupun meninggal dengan tujuan dan alasan tertentu. Al-Qur'an memberitakan kepada kita bahwa mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi Allah mengangkatnya kepada-Nya. Tidak ada satu ayat pun yang menunjukkan peristiwa pembunuhan terhadapnya atau bahwa dia telah dibunuh, terlepas dari ayat yang menolak bahwa hal tersebut telah terjadi. Selain itu, Al-Qur'an membeberkan kepada kita beberapa peristiwa dari kehidupan Yesus (as) yang tidak pernah terjadi. Kemudian, kedatangannya yang kedua kali ke bumi merupakan suatu prasyarat akan terjadinya peristiwa-peristiwa ini. Tidak ada keraguan bahwa wahyu-wahyu yang terdapat dalam Al-Qur'an akan benar-benar terjadi.


Sebaliknya, kebanyakan orang mengasumsikan bahwa Yesus (as) telah wafat beberapa ribu tahun yang lalu dan tidak mungkin akan kembali. Pendapat yang keliru ini muncul akibat kurangnya pengetahuan tentang  Al-Qur'an dan As-Sunnah. Suatu penelitian yang dilakukan dengan cermat dan hati-hati tentang Al-Qur'an akan menghasilkan suatu pemahaman yang akurat akan ayat-ayat tentang Yesus (as).

Rasulullah (saw) juga bersabda bahwa Yesus (yang dimuliakan) akan diutus kembali ke bumi dan masalah waktunya, yang disebut dengan "akhir zaman", kemungkinan adalah suatu masa di mana bumi pada saat itu akan mencapai kesejahteraan, keadilan dan perdamaian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Akhir zaman" ditujukan pada suatu periode waktu yang mendekati akhir kehidupan dunia. Menurut Islam, pada masa tersebut akan ada cobaan-cobaan yang mengerikan dari Dajjal, banyak terjadi gempa bumi dan munculnya Ya'juj dan Ma'juj. Setelah itu, nilai-nilai Al-Qur'an akan menang dan manusia akan mengikuti secara ekstensif nilai-nilai yang diperkenalkannya.

Dalam impian mereka, manusia selalu merindukan suatu yang lebih baik, sesuatu pemandangan yang lebih indah, makanan yang lebih enak, suatu masyarakat yang lebih menjanjikan secara sosial…

Pendapat yang lain mengungkapkan bahwa "akhir zaman" adalah suatu periode yang mencangkup keseluruhan konsep, "yang lebih baik", "yang lebih indah" dan sebagainya. Saat itu merupakan suatu masa yang diberkahi yang dirindukan manusia sejak lama. Saat itu merupakan puncak kesejahteraan dan keadaan yang berlimpah-limpah, keadilan dan perdamaian. Saat itu merupakan masa di mana keberkahan-keberkahan ini akan menggantikan ketidakadilan, kerusakan moral, konflik dan peperangan. Saat itu merupakan masa yang benar-benar diberkati ketika nilai-nilai moral Islam akan terpatri di setiap aspek kehidupan.

Bukti bawa Yesus (as) tidak meninggal, bahwa dia telah diangkat ke haribaan Allah dan bahwa dia akan kembali lagi ke bumi akan dikaji dalam situs ini dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an yang terang dan nyata. Meskipun demikian, sebelum dimulai akan bermanfaat untuk mengingatkan kembali diri kita beberapa informasi dasar yang secara langsung berhubungan dengan bahasan ini.


Download ==>> Yesus Akan Kembali