Pages

Tampilkan postingan dengan label S. Mara Gd. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label S. Mara Gd. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 Mei 2009

Misteri Cinta Segilima -S Mara GD

Dua orang perempuan dan tiga laki-laki terlihat dalam suatu drama percintaan segilima yang menggemaskan. Lalu salah seorang dari mereka meninggal-terbakar di dalam kamar tidurnya, sementara yang satu melarikan diri dan yang satu lagi meninggalkan gantungan kuncinya di dalam kamar korban.

Kapten Polisi Kosasih dan sahabatnya Gozali dihadapkan pada fakta bahwa kebakaran yang terjadi itu bukan akibat kecelakaan melainkan karena kesengajaan! Tetapi siapa yang telah berbuat sengaja ini? Orang yang melarikan diri atau orang yang gantungan kuncinya tertinggal di sana? Mobil siapakah yang terlihat oleh hansip meninggalkan halaman rumah korban pukul sebelas lewat seperempat malam tersebut?Baru saja polisi beranggapan mereka telah menemukan jawabnya, terjadilah pembunuhan yang kedua -- seseorang yang sama sekali tidak terlihat drama percintaan segilima tadi. Kalau begitu, apakah ini berarti bahwa pembunuhan yang pertama itu sebetulnya sama sekali tidak ada hubungannya dengan cinta yang segilima tetapi bermotif lain? unduh

Sabtu, 02 Mei 2009

Misteri Alat Pembuka Amplop - S. Mara Gd

“Alat pembunuhnya adalah sebuah pembuka amplop,” kata Kapten Polisi Kosasih kepada sahabatnya Gozali.
“Alat pembuka amplop?” Gozali berpendapat itu adalah senjata yang aneh, apalagi setelah ternyata satu-satunya sidik jari yang ditemukan pada alat itu adalah sidik jari korban sendiri padahal korban mati akibat tikaman pada lehernya dari belakang! Mana ada orang yang bunuh diri dengan menikam lehernya sendiri dari belakang?

Masalahnya dimulai ketika seperempat abad yang lalu Prayogo Iksan menanamkan benihnya dalam rahim seorang perempuan yang belum menjadi miliknya. Sekarang---seperempat abad kemudian---anak yang tak pernah dikenalnya ini muncul mencari ayahnya---seorang gadis cantik, yang merupakan pinang dibelah dua dengan ibunya.

Dan tiga bulan kemudian pembunuhan itu terjadi.
Siapakah di antara orang-orang yang tidak setuju dengan rencana Prayogo Iksan untuk mengakui Luana sebagai anaknya yang melakukan pembunuhan itu, dan apa peranan alat pembuka amplop yang berlumuran darah yang ditemukan polisi di TKP?
unduh

Kamis, 30 April 2009

Misteri Gelas Kembar - S. Mara Gd

Gozali tepekur memandangi perempuan yang terbaring di atas meja otopsi. Tujuh hari yang lalu ia masih berbicara dengannya -- seorang perempuan yang tampak cerdik dan sehat -- sekarang terbaring kaku dengan bekas cekikan di lehernya.Kurang dari tiga minggu yang lalu, calon suami perempuan ini juga meninggal tanpa sebab-sebab yang jelas. Sekarang perempuan ini! Apakah kedua kematian ini hanya suatu kebetulan? -- Atau ada kaitannya? Di lemari perempuan yang mati ini ditemukan banyak perhiasan yang nilainya jauh di luar jangkauan penghasilannya sebagai penjahit. Lalu dari mana sumber uangnya? Pemerasan mungkin merupakan dugaan yang masuk akal -- tetapi siapa yang diperasnya dan mengapa?Kapten Polisi Kosasih dan Gozali harus memutar otak. Ternyata bukan hanya satu orang saja yang mempunyai rahasia hitam dalam hidupnya. Jadi, siapa yang membunuhnya?Di kamar di mana perempuan itu ditemukan, tidak ada petunjuk apa-apa yang istimewa. Semuanya hanyalah benda-benda biasa yang tidak berarti. Barulah setelah Gozali mendengar keluhan seorang ibu rumah tangga, maka kedua gelas kembar yang ditemukan dalam kamar tersebut menjadi petunjuk yang paling berharga. unduh