Pages

Selasa, 18 Januari 2011

AKTOR-AKTOR YANG TERSESAT DALAM DRAMA TANDA TANYA

Bank Naskah Teater & Bank Naskah Drama yang terhormat,
Berikut ini saya kirimkan naskah saya untuk ikut merayakan kegiatan menulis dan mementaskan naskah teater. Naskah ini diberi judul
AKTOR-AKTOR YANG TERSESAT DALAM DRAMA TANDA TANYA / DRAMA TANDA TANYA
Salam, Irwan Jamal.


AKTOR-AKTOR YANG TERSESAT DALAM DRAMA TANDA TANYA
Teks: Irwan Jamal


PERLAHAN-LAHAN LAYAR TERBUKA.
3 MEMANDANG KE TEMPAT PENONTON.

3 : Inilah yang dilihat Aktor tua di dalam naskah Nyanyian Angsa itu. Dia datang dari tempat rias menuju panggung dan berdiri memperhatikan dengan seksama gedung teater yang gelap tanpa penonton. Dan yang dia lihat adalah kegelapan, gedung teater seperti sebuah lubang hitam.



2 : Tapi kita berempat, sedangkan Aktor tua itu memandang gedung teater sendirian.

1 : Dan Aktor tua itu memandang pada saat penonton sudah pergi, sementara kita menunggu penonton datang.

2 : Penonton akan segera datang. Sementara kawan kita belum juga datang.

1 : Kita tunggu. Sebentar lagi.

2 : Jam berapa sekarang?

1 : Jam 6 lebih 23 menit.
...............................................................
klik di sini untuk download naskah teater
Download Naskah Ini

Senin, 03 Januari 2011

Suro Buldog - Pandir Kelana

Suro Pranoto nama aslinya, tetapi karena penampilannya yang mampu menggugah imajinasi akan “anjing buldog” itu, ia memperoleh nama panggilan Suro Buldog dari teman-temannya. Ia bangga akan nama itu.
Seusai mengikuti pendidikan teknik pada Europese Ambacht School, idam-idamannya untuk bekerja di Staats Spoorwegen, Jawatan Kereta Api, terkabul dan ia mulai meniti karir sebagai montir di bengkel lokomotif Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia menikah dengan seorang mojang Priangan. Namun nasib menentukan lain. Di luar kehendaknya, ia mencederai kepala bengkel yang Belanda totok itu dan memperoleh ganjaran hukuman 20 tahun, di penjara darurat Boven Digoel, Tanah Merah, Irian Jaya.
Ternyata, kepala bengkel yang semula dinyatakan akan menjadi lumpuh seumur hidup itu sembuh. Suro Buldog memperoleh keringanan hukuman dan dipindahkan ke Penjara Nusakambangan.

Sesudah dinyatakan bebas hukuman, ia bekerja sebagai mandor kebun, di sebuah perkebunan dan pabrik gula, dengan menyandang nama Mandor Darmin. Di tempat itulah Mandor Darmin merasa terpanggil untuk dapat berbuat sesuatu bagi bangsanya. Perjalanan hidupnya mempertemukan Darno Kusir yang Suro Buldog itu, dengan suami bekas istrinya, Chudancho Tardana, yang perwira PETA dan untuk selanjutnya ia bergerak di bawah tanah, sampai Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, untuk kemudian menghilang begitu saja.
Apakah para pembaca akan berjumpa kembali dengan Suro Buldog, Mandor Darmin, Darno Kusir dalam novel lain, hanya Pandir Kelana yang mengetahuinya.


Cinta itu Asyik Tapi Jangan Asyik Bercinta – Saumiman Saud

Apabila anda menyentuh buku ini, maka bagi yang sedang atau belum bercinta, sedang atau belum berpacaran, cekcok atau lagi putus, senang atau lagi jengkel pada pacar, tetap anda wajib membaca seluruhnya. Bercinta dan Pacaran itu Asyik. Sengaja ditulis demikian supaya Anda tergoda dan pengin merasakannya. Orang bilang “Main cinta itu asyik, tetapi jangan coba-coba mempermainkan cinta”, hasilnya bukan menjadi asyik, tetapi malapetaka. Semua orang senang kalau dicintai, tetapi tunggu dulu, tentu yang mencintai itu orangnya harus yang baik-baik. Seorang teman saya terpaksa harus lari pontang panting ketika diketahui bahwa seorang wanita yang kurang waras jatuh cinta padanya.

Melalui buku ini Anda diharapkan lebih dewasa dalam bercinta, ada banyak hal yang merupakan tembok batas pemisah yang tidak boleh dilangkahi. Etika dan kesopanan serta respek terhadap orang tua tetap menjadi perjuangan penulis, namun tidak diharapkan adanya tekanan dan penjajahan dari mereka. Cinta itu Asyik, jangan Asyik Bercinta, sehingga lupa segalanya


“Oleh karena cinta itu sabar; cinta itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Cinta yang sejati dan murni, cinta yang tanpa syarat (unconditional love)”. Milikilah!!!


Gue Anak SMA – Benny Rhamdani

Selamat Tinggal … SMP! Ada apa di SMA, ya? MOS? Gencetan senior? Guru killer? Hiiiy … syerem! Eits, tapi tenang aja! Soalnya, di buku ini kamu bakal nemuin tips & tricks mengatasi masa-masa kritis saat awal masuk SMA, lho.
Buku yang wajib banget kamu baca ini berisi, antara lain:
Menikmati indahnya MOS;
Menghindari gencetan senior;
Nyari sobat baru yang asyik;
Sohiban sama guru killer;
Menyesuaikan diri di kota kecil dan besar;
Cara praktis milih ekskul;
Jadi anak kos yang gue banget;
Serta seabreg panduan penting buat kamu ketahui, dan bisa
dipakai untuk nolong sohib kamu.
Selain penting dibaca oleh kamu. Buku ini juga wajib bin kudu dibaca guru n ortu kamu! Lantaran, cuma buku ini yang komplet membahas dunia awal SMA!



Rabu, 29 Desember 2010

Kabut Pagi Di Surya Kencana - Aprilla J. Moenaf

Chapter 1 : Mapala

Hari menjelang senja ketika rombongan Pataga menuruni Lembah Suryakencana dari arah Gunung Gemuruh. Hamparan lembah yang luas tak bertuan itu memutih oleh bunga-bunga edelweiss yang tengah memutik. Lewat temaram senja, edelweiss tampak berpijar-pijar memantulkan cahaya. Sungguh pesona alam yang sangat mengagumkan. Sebagian anggota pencinta alam itu melangkah dalam hening. Udara dingin terasa keras menusuk kulit.
Rudi yang berjalan paling depan memalingkan wajahnya sejenak ke belakang. Sebentar ia menghentikan langkahnya. Matanya mencari-cari Keke. Tak tampak. Heh, di manakah gadis itu?

Sekali lagi diperhatikannya kawan-kawannya yang lain satu per satu. Yah, bukan saja Keke yang tidak ada. Heri, Evi, dan Lidia pun tak nampak di dalam rombongan.
“Wik, ke mana Heri?” tanya Rudi kepada Wiwik yang berjalan paling dekat dengannya.
Wiwik menaikkan bahunya sedikit. “Entahlah! Mungkin masih di belakang.”
Wajah cowok itu sedikit khawatir menatap Wiwik. Diliriknya jam tangan di lengan kirinya. Pukul lima lewat empatpuluh menit. Berarti sudah duapuluh menit yang lalu mereka berkumpul di Puncak Gemuruh tadi. Seharusnya rombongan yang dipandu oleh Heri pun sudah sampai di lembah. Perjalanan dari Puncak Gemuruh ke lembah tidak terlalu jauh, paling hanya memakan waktu sepuluh menit.
“Mengapa, Rud?” tegur Wiwik.
“Oke, Wik. Kau jalan duluan. Aku tunggu rombongan Heri di sini.”
“Ah, kau terlalu khawatir, Rud. Mereka tidak apa-apa. Heri toh, bukan untuk pertama kali ke tempat ini. Setiap gladian, ia selalu ikut, kan?”
Rudi tersenyum kecil. “Ya. Tapi, sekarang ia tetap sebagian dari rombongan kita. Jangan lupa itu!”
Wiwik tertawa gelak, kemudian melangkah meninggalkan Rudi sendirian.
“Ah!” Cowok itu mengeluh singkat. Tidak seharusnya memang ia terlalu khawatir seperti sekarang ini. Tapi… entahlah. Dengan ikutnya Keke dalam rombongan ini, membuat rasa khawatirnya seperti berlebihan.
“Heiiii…!” Terdengar teriakan suara Heri dari sela-sela pohon besar yang menutupi Gunung Gemuruh.
Rudi tersentak. Matanya berusaha mencari-cari sosok Heri. Tapi tak nampak.
“Oiiii…!” Terdengar lagi suara Heri memekik.
Setengah berlari, Rudi menyongsong ke arah suara itu.
“Heri! Heri! Kau di mana?” teriaknya.
“Kami tersesat!” Kali ini teriakan Heri terdengar tidak terlalu jauh.
“Kalau begitu tak usah kau lanjutkan perjalanan itu. Sebaiknya kembali ke jalur semula!” ujar Rudi dengan penuh rasa khawatir. Ia tak tahu, mengapa tiba-tiba saja ia begitu cemas. Di pelupuk matanya terbayang wajah Keke. Ah, cepat-cepat ditepisnya bayangan gadis itu.
“Heri, kau masih di situ?”
Sekarang tak terdengar jawaban Heri. Perasaan Rudi semakin gelisah.
“Heri! Heri kau masih di situ?” ulangnya sekali lagi.
Tak ada jawaban.
“Heri, kau kembali ke jalan semula!”
Tetap sepi, tak ada jawaban. Hening di lembah itu tiba-tiba saja terasa sangat mencekam.

Ebook : Mestakung : Rahasia Sukses Juara Dunia Olimpiade Fisika

Tahun 2006 bagi Tim Olimpiade Fisika Indonesia merupakan tahun yang sangat bersejarah.
Untuk pertamakalinya dalam sejarah, siswa Indonesia menjadi juara dalam Olimpiade Fisika Internasional (International Physics Olympiad, atau IPhO). Dalam IPho ke-37 yang diadakan di Singapura itu, Jonathan Mailoa secara mengesankan berhasil menempati urutan pertama dari 386 peserta yang berasal dari 84 negara. Hasil ini membuktikan bahwa siswa-siswa Indonesia ternyata mampu. Mereka mampu menjadi yang terbaik di dunia!
Apa rahasia di balik sukses tim Indonesia ini ?
Rahasianya adalah Mestakung.
Mestakung (seMESTA menduKUNG) adalah konsep sederhana yang diambil dari Fisika dan telah menjadi rahasia sukses dari Tim Olimpiade Fisika Indonesia selama 13 tahun. Anda pun dapat menerapkan ide mestakung ini untuk menjadikan Anda dari biasa menjadi luar biasa, dari good menjadi great.

Buku yang Anda pegang menceritakan apa itu mestakung dan cara mestakung bekerja sehingga Tim Olimpiade Fisika Indonesia meraih sukses dari tahun 1993 sampai tahun 2006.
Mudah-mudahan buku ini dapat menjadi inspirasi bagi pembaca untuk menjadi "The most, The best and The first". Seperti yang selalu diimpi-impikan peraih Nobel Fisika, Luiz Alvarez.
Penulis berterimakasih pada Zulfiki dan penerbit Hikmah (Mizan) yang telah membantu sehingga buku ini dapat diselesaikan dan terbit tepat pada waktunya sesuai dengan mestakung.


Selasa, 14 Desember 2010

Setan Dalam Bahaya

LAKON
SETAN DALAM BAHAYA

Karya Taufik Al Hakim



RUANG KANTOR DENGAN PERABOT SEDERHANA. FAILASUF SEDANG DUDUK DI TENGAH-TENGAH TIMBUNAN BUKU DAN MAJALAH. MEMBACA DAN BERPIKIR DENGAN SIKAP TENANG WAKTU MALAM. TELEPON DI SAMPINGNYA TIBA-TIBA BERDERING

FAILASUF (Mengangkat Gagang Telepon)
Hallo! Hallo juga!… Minta bertemu dengan saya?… sekarang?… hal penting?… di situ siapa?… apa katamu?… Setan?… Oh, sekarang bukan waktu bergurau. Waktu sudah larut malam begini kau malah mengajak orang bergurau? … Sudahlah. Tolong tutup saja…

(Meletakkan Gagang Telepon)

Kurang ajar dan kurang punya selera!

TERDENGAR PINTU KAMAR DIKETUK. PINTU KAMAR TERBUKA DAN SETAN MUNCUL DENGAN PAKAIAN BERWARNA MERAH

SETAN (Lemah Lembut Dan Sopan)
Maafkan aku. Memang benar, kurang ajar dan kurang punya selera. Memang bukan waktu yang tepat untuk berkunjung, tapi keadaannya gawat sekali.

Kumpulan Naskah Teater dan Naskah Drama hanya di Bandarnaskah.blogspot.com
FAILASUF (Kebingungan)
Engkau?

SETAN (Membungkuk Dan Merendah)
Ya, akulah.

FAILASUF (Berbisik)
SETAN?!

SETAN
Mudah-mudahan tampangku tidak terlalu mengecewakan dugaanmu.

FAILASUF
Sebaliknya tampangmu sama sekali tidak berbeda dengan yang biasa kami lihat dalam gambar-gambar. Bajumu yang merah… kedua tandukmu yang kecil… sepasang mata yang menyala… hidungmu yang panjang… dan bentuk badan yang kurus kecil.

SETAN
Aku tidak mengerti bagaimana orang melukiskan aku dalam bentuk semacam itu. Tapi kalau selama ini memang itu yang kau kenal, aku pun akan memakai itu. Kebohongan yang sudah dikenal orang lebih baik daripada kebenaran yang masih tersembunyi.

FAILASUF (Terkejut)
Setan! Jadi kau ini Setan!? Setan yang sering kami baca beritanya dalam buku-buku, yang sering kami dengar perbuatannya yang aneh-aneh?

SETAN (Merendahkan Diri)
Dengan segala rendah hati, itulah aku. Itulah yang tiap hari kalian sebut dengan segala kebaikan yang kalian tulis, yang kalian ucapkan… Tentu aku mengikuti semua yang disiarkan tentang diriku, yang dihubungkan kepadaku. Kalau mau kuikuti, sebagian waktuku niscaya hanya kuhabiskan





klik di sini untuk download naskah teater
  Download Naskah Ini