Pages

Kamis, 30 April 2009

Dragon Keeper

Pada zaman Cina Kuno, semasa kekuasaan Dinasti Han, seorang gadis budak menyelamatkan hidup seekor naga dan melarikan diri dari tuannya yang jahat. Dikejar seorang pemburu naga yang kejam, si gadis dan naga menempuh perjalanan panjang melintasi Cina dengan membawa batu misterius yang harus dilindungi.
Inilah kisah si gadis budak yang semula merasa dirinya tak cukup berharga untuk mempunyai nama, namun kelak menemukan kekuatan dan keberanian dalam dirinya untuk menempuh perjalanan berat penuh bahaya. unduh

Misteri Gelas Kembar - S. Mara Gd

Gozali tepekur memandangi perempuan yang terbaring di atas meja otopsi. Tujuh hari yang lalu ia masih berbicara dengannya -- seorang perempuan yang tampak cerdik dan sehat -- sekarang terbaring kaku dengan bekas cekikan di lehernya.Kurang dari tiga minggu yang lalu, calon suami perempuan ini juga meninggal tanpa sebab-sebab yang jelas. Sekarang perempuan ini! Apakah kedua kematian ini hanya suatu kebetulan? -- Atau ada kaitannya? Di lemari perempuan yang mati ini ditemukan banyak perhiasan yang nilainya jauh di luar jangkauan penghasilannya sebagai penjahit. Lalu dari mana sumber uangnya? Pemerasan mungkin merupakan dugaan yang masuk akal -- tetapi siapa yang diperasnya dan mengapa?Kapten Polisi Kosasih dan Gozali harus memutar otak. Ternyata bukan hanya satu orang saja yang mempunyai rahasia hitam dalam hidupnya. Jadi, siapa yang membunuhnya?Di kamar di mana perempuan itu ditemukan, tidak ada petunjuk apa-apa yang istimewa. Semuanya hanyalah benda-benda biasa yang tidak berarti. Barulah setelah Gozali mendengar keluhan seorang ibu rumah tangga, maka kedua gelas kembar yang ditemukan dalam kamar tersebut menjadi petunjuk yang paling berharga. unduh

Rabu, 29 April 2009

My Name Is Red - Orhan Parmuk

“karya Pamuk ini memang penuh pesona. Masalah pergulatan batin, baik dalam upaya mencari jati diri maupun menghadapi berbagai benturan budaya, hampir tak pernah lepas dari pengamatannya.”
KOMPAS
.... sebuah misteri pembunuhan yang menegangkan
... sebuah perenungan mendalam tentang cinta dan kegigihan artistik.....
Unduh

Minggu, 26 April 2009

J-Two on a Mission

Jai yang usil, ceriwis, dan nggak pernah kehabisan ide jail, selalu menjadi gudang ketawa yang tak pernah surut. Apalagi kalau ketemu anggota genk Jai, yang tak kalah ajaib. Oscar yang gede, cakep fans berat artis Bollywood, tetapi pemalu, berbanding terbalik dengan Jacko yang ceking, suka bergaya oldies, tetapi pede abis.

Untunglah, Jai masih punya adik yang imut, manis dan baik hati. Jamilah namanya. Meskipun kakak beradik, namun Jamilah tidak mewarisi kejailan Jai. Jamilah lebih kalem, lebih peduli, dan tentu saja lebih cantik. Pokoknya beda banget dengan Jai yang sok kece, tetapi tak pernah mau diatur dan sering berbuat seenak udel.

Dan kini, kedua kakak beradik itu dibikin pusing gara-gara bingkisan parcel pesanan teman maminya, raib digondol maling bus kota. Padahal, demi parcel itu, maminya rela begadang sampai jauh tengah malam.

Gimana dong nasib mereka? Simak aja kisah kocak mereka di serial J-Two ini. unduh

SHOGUN - James Clavell

Badai terus menerpa dan terasa begitu menusuk. Dia tahu, kalau tidak mendarat dalam tiga hari ini, mereka semua akan mati. Terlalu banyak kematian dalam pelayaran ini, pikirnya, aku nakhoda dari armada orangorang mati. Tinggal satu dari lima kapal—dua puluh delapan awak dari seratus tujuh dan sekarang hanya sepuluh yang masih mampu berjalan sementara yang lain sudah sekarat, termasuk Kapten- Jenderal. Tidak ada makanan, hampir tidak ada air, yang ada cuma air basi yang berbau busuk. Namanya John Blackthorne dan dia sendirian di atas geladak selain si Panjarwala*—Salamon si bisu—yang merunduk di keteduhan, meng-amati laut di depan.

Kapal tiba-tiba miring oleh hujan badai yang datang mendadak dan Blackthorne berpegang kuat pada salah satu lengan kursi kapal yang ikut terhempas ke dekat kemudi di geladak hingga kapal itu mantap kembali, diiringi bunyi kayu-kayu berderik. Itulah Erasmus. Kapal perang merangkap kapal dagang berbobot mati dua ratus enam puluh ton. Bertolak dari Rotterdam dengan dua puluh meriam dan satu-satunya kapal yang selamat
dari armada ekspedisi pertama yang dikirim kerajaan Belanda untuk memporak-porandakan musuh di Dunia Baru (sekarang benua Amerika).

Buku 1, Buku 2

Berkeliling Dunia di Bawah Laut– Jules Verne

Inilah novel klasik fiksi ilmiah terbitan pertengahan abad ke-19 (1800-1900) oleh pengarang fiksi ilmiah visioner Prancis Jules Verne. Pujangga besar yang karya-karya fiksi ilmiahnya telah dinikmati jutaan pembaca di dunia dan mempengaruhi imajinasi mereka tentang kemajuan teknologi. Bahkan mungkin mempengaruhi cita-cita yang mereka buat.

Kisah yang ditulis lebih dari seratus tahun silam mengenai kehidupan di bawah laut. Saat ketika kapal selam belum dikenal bahkan oleh sebagian besar orang terbayang saja tidak, Jules Verne memaparkan kehidupan samudera dengan mendetil dan aspek-aspek teknis wahana-wahana yang memungkin kita berkelana di bawah laut.

Bercerita tentang Prof. Aronnax, yang dianggap banyak kalangan ahli dalam bidang bawah samudera bersama pelayannya, Conseil, mengikuti kapal perang Amerika yang memburu ikan paus super raksasa yang belum dikenal. Ikan paus ini diyakini telah merusak beberapa kapal dagang dan kapal penumpang yang berlayar di samudera-samudera besar dunia. Dalam pelayaran ini mereka bertemu dengan Ned Land, seorang Kanada yang dianggap sebagai raja dari pemburu ikan paus.

Setelah memburu sekian lama, akhirnya berjumpalah kapal mereka dengan dengan ikan paus super raksasa ini. Sebuah perburuan besar terjadi. Ikan paus itu tidak tinggal diam, ia melawan dengan kekuatan dan kecepatannya. Hingga kapal dan ikan paus berbenturan. Yang membuat kapal rusak dan sebagian penumpang/pemburunya terlempar ke laut; termasuk Prof. Aronnax, Conseil, dan Ned Land. Ketiganya berusaha menyelamatkan diri agar tidak tenggelam dan menemukan pulau terapung yang ternyata adalah... punggung ikan paus itu. unduh

Rabu, 22 April 2009

Trio Detektif - Alfred Hitchcock

Misteri Nuri Gagap
Misteri Rumah Yang Mengkerut
Misteri Pulau Tengkorak