Pages

Tampilkan postingan dengan label Naskah Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Naskah Islami. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Februari 2011

Kumpulan Naskah Drama Islami

Dengan hormat,

Bersama ini saya kirimkan Kumpulan Naskah Drama Islami yang sering sy pentaskan dalam rangka Hari Besar Islam

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

Salam hangat,
Muhammad Abduh Abbas
( ABBAS MUSTAN BHANSALI )
081 33 2525 795
Jika ada yang ingin pentaskan naskah saya ini maka mohon beritahu lebih dulu.

 Adapun Naskahnya antara lain:
  1. Alkisah Isra Mi'raj  >> Download
  2. Kesucian Hati >> Download
  3. Kiamat Sudah Dekat >> Download
  4. Sambut Ramadhan >> Download
  5. Sebuah Amanat >> Download

Kiamat Sudah Dekat - Naskah Islami

KIAMAT SUDAH DEKAT

Karya : ABBAS MUSTAN BHANSALI


PARA PELAKU

1. FREDY
2. TEUKU HAMID
3. BAPAK
4. MAMAK
5. CUT ZOHRA
6. TEMAN – 2 ZOHRA
7. ORANG 1
8. ORANG 2
9. ORANG 3
10. JHONY
11. WANITA
12. BANCI
13. GENG 1
14. GENG 2
15. GENG 3
16. ANAK BUAH JHONY
17. LETNAN
18. POLISI 1
19. POLISI 2
20. KYAI
21. MASYARAKAT






ADEGAN PERTAMA

DI SEBUAH PERKAMPUNGAN YANG SEDERHANA NAN ASRI DI WILAYAH PULAU SUMATERA. NAMPAKLAH BEBERAPA ORANG YANG SEDANG BERADA DI GARDU JAGA.
DATANGLAH SEORANG LELAKI YANG BERPAKAIAN PERLENTE DARI KOTA UNTUK MENEMUI KELUARGANYA.

FREDY
Selamat malam, Bang. Apa benar disini daerah Lampulo ?

ORANG 1
Ya, benar. Ada apa ya ?

FREDY
Saya kemari ingin menemui keluarga saya. Tapi sampai saat ini saya belum bertemu dengan mereka.

ORANG 2
Rumahnya dimana ? Maksudnya alamat pastinya dimana ya ?

FREDY
Nah, itu makanya, saya tidak ingat lagi. Saya sudah lama tinggal di Jakarta. Hampir 20 tahun saya tidak pernah pulang ke kampung halaman. Tapi saya masih menyimpan fotonya.

ORANG 3
Sebenarnya bapak ini asli sini ? Lalu yang dimaksud keluarganya itu adalah orangtua bapak sendiri ?

FREDY
Yach begitulah. ( Muncullah beberapa wanita muslimah )

ORANG 1
Assalaamu ‘alaikum, Akhwat ! ( Para wanita menjawab salam dengan ketakutan ) Wah … Apa perlu diantar pulangnya ?

CUT ZOHRA
Terima kasih bang, kami bisa pulang sendiri.

ORANG 2
Ayolah ! Jangan sungkan-sungkan. Tidak baik lho menolak kebaikan seseorang.

CUT ZOHRA
Tidak usah bang. ( Memaksa para wanita ) Bang, jangan paksa saya. ( Meronta ).

TEUKU HAMID
Hey, lepaskan ! Jangan ganggu mereka ! ( Para wanita berlari ke dekat Teuku Hamid ).
Kalian ini tidak bosan-bosannya menggoda wanita. Itu perbuatan dosa, mengerti.


Berapa kali aku harus mengingatkan kalian. Apa perlu Rencong ini yang akan bicara ?!
( Kemudian para pemuda itu kabur sambil memberikan foto tsb ke Fredy ). Kenapa kau masih diam saja ? Menantang ya ! Aku tidak takut siapapun. Aku ini keturunan
Teuku Umar. Jagoan Rencong di daerah sini.

FREDY
Hamid, Teuku Hamid. Benarkah dirimu ?

..................

klik di sini untuk download naskah teater  selengkapnya
Download Naskah Ini

Kecusian Hati - Naskah Islami

Kesucian Hati

Sebuah Naskah Islami Karya : ABBAS MUSTAN BHANSALI




PARA PEMAIN

1. Dimas
2. Kirana
3. Zaenal
4. Rohimah
5. Syarifah
6. Imam
7. Ust. Arifin
8. Kabsyah
9. Halimah
10. Harun
11. Zar’ah
12. Khalid
13. Yazid




ADEGAN PERTAMA

DI SEBUAH RUMAH KELUARGA KAYA YANG MANA SEPASANG SUAMI ISTERI TERSEBUT SANGAT SIBUK DENGAN KARIERNYA. HINGGA ANAKNYA YANG MASIH BALITA TERPAKSA DIASUH OLEH SEORANG PEMBANTU RUMAH TANGGA.

ROHIMAH
(sedang bersih-bersih rumah) Ah … capek sekali. Sudah seharian aku bekerja, tapi rasanya tidak ada istirahat sedikitpun. Rumah sebesar ini hanya dihuni sepasang suami isteri. Suasana yang lengang karena hari-harinya mereka habiskan diluar rumah. Mereka sibuk bekerja tak kenal waktu. Bagaimana rasanya jika mereka tidak punya keinginan untuk mencari seorang pembantu rumah tangga sepertiku ? Pasti keadaan rumah tangganya berantakan. Tidak ada yang mengurus. Apalagi mereka mempunyai bayi yang membutuhkan kasih sayang dari ibunya.

IMAM
(sambil bermain kuda-kudaan) Ayo kejar penjahat itu ! Dor … dor … dor … ! Tangkap ibu !

ROHIMAH
(memanggil) Imam … Imam …

IMAM
(masih terus bermain) Ah … kuda payah. Pakai mobil aja dech. Ngeeeengg …

ROHIMAH
Imam … Imam anakku ! (Imam berhenti bermain) Masih ingat kan pesan ibu.

IMAM
Lagian penjahatnya masuk ke dalam rumah, bu. Terpaksa aku kejar. Tugas polisi kan menangkap penjahat.

ROHIMAH
Dengar nak, kalau kamu mau main jangan di ruang tamu. Ibu baru bersihkan lantainya. Nanti kalau ada barang yang pecah, bagaimana ? Bisa-bisa nyonya juragan akan marah dan memecat ibu. Lebih baik kamu bermain saja di halaman luar. Kamu mengerti polisi kecilku.

IMAM
Aku mengerti bu. Siap laksanakan perintah !

ROHIMAH
Tapi ingat jangan lama-lama mainnya. Nanti keburu juragan pulang. Atau sebaiknya kamu pulang dan tunggu saja di rumah. Siapa tahu bapakmu sudah pulang kerja dari kuli bangunan. (suara bayi menangis) Aduh … pekerjaan belum selesai, bayinya sudah bangun. (menggendong bayi) Cup … cup … sayang. Cup … cup … cup … Ayo jangan nangis. Pipis ya ! Oh … nggak pipis. Haus ya sayang ! Eh … sebentar ya ! Kita ambil susu botolnya dulu, yang sudah disiapkan mamamu tadi pagi. (ambil susu botol) Ini susunya. Kok masih nggak mau minum. (bayinya semakin nangis) Haruskah aku berikan ASI ku ini padanya lagi ? Ah … biarlah yang penting dia tidak menangis.

KIRANA
(ketika menyusui bayi tersebut tiba-tiba nyonya juragan datang dan kaget) Imah !



klik di sini untuk download naskah teater selengkapnya
Download Naskah Ini

Alkisah Isra' Mi'raj - Naskah Islami

Alkisah Isra' Mi'raj


Karya: ABBAS MUSTAN BHANSALI


Para Pemain

1. COPET I
2. COPET II
3. COPET III
4. COPET IV
5. COPET V
6. PAK KYAI
7. ANAKNYA PAK KYAI
8. JULAIHAH
9. TEMAN-2 JULAIHAH
10. SHUHAIB
11. AMMAR
12. HAMZAH
13. ZUBAIDAH
14. KHANSA’
15. ABU JAHAL
16. ISTRI ABU JAHAL
17. ABU SUFYAN
18. PARA PENGAWAL




ADEGAN PERTAMA

LOKASI PADA SEBUAH GANG YANG SEPI DEKAT SEBUAH MASJID PADA SEBUAH PERKAMPUNGAN. TERDENGARLAH BEDUG DIPUKUL LALU DISUSUL DENGAN SUARA ADZAN. NAMPAKLAH SEKUMPULAN 5 ORANG YANG SEDANG BERPESTA DAN BERFOYA-FOYA KARENA MENIKMATI HASIL PERAMPOKAN.

COPET III
Itu suara apa ?

COPET II
Suara orang adzan.

COPET I
Apa ? Suara orang edan ?

COPET II
Adzan, Goblok !

COPET I
Apa ? ( Meniling-nilingkan kepala )

COPET II
Adzan, Tuli ?!

COPET I
Oh, orang adzan. ( Berfikir sejenak ) Adzan itu apa sih ?

COPET IV
Adzan itu panggilan untuk menjalankan sembahyang. Iya kan ? Benar kan ?

COPET V
Yoi ?! Bahasa kerennya kata orang Arab, panggilan untuk Sholat. Gitu ?!

COPET I
Adzan ! Adzan ! Wah baru kali ini aku dengar istilah itu. Kok, hampir sama, ya ? Adzan ! Edan !

COPET IV
Husss, dosaaa ! Dosa lho, kamu.

COPET V
Iye nih. Asal aja kalau ngomong.

COPET I
Lho, kok dosa ? Ini kan fakta ? Kata adzan aku memang jarang mendengar. Lha, kalau kata edan mah itu sering kudengar. Waktu aku masih di asrama.


COPET III
Wah, gaya ! Jadi kamu pernah tinggal di asrama ?
...........................................
klik di sini untuk download naskah teater selengkapnya

  Download Naskah Ini