Pages

Jumat, 03 Desember 2010

Uang yang Hilang

“UANG YANG HILANG”
Oleh : Mutiara Sabrinda


(catatan admin: Naskah ini cocok sekali dipentaskan untuk anak sekolah menengah)

KELAS 7-K KEMBALI RICUH. SETELAH JAM ISTIRAHAT USAI, ADA ANAK YANG KEHILANGAN UANGNYA SEBESARRP.50.000,-...


anak : lho! Lho,…! Uangku dimana?! (mulai panik sembari merogoh sakunya,kemudian
mengobrak-abrik tas dan mejanya)

(Anak-Anak yang lain tertegun)
IBU GURU YANG BARU MASUK KEDALAM KELAS MENJADI HERAN MELIHAT SEMUA ANAK TERDIAM, SEMENTARA ADA SATU ORANG YANG KALANG KABUT MENGOBRAK – ABRIK BARANG-BARANGNYA,….
Bu Guru : Aduh,…! Ada apa ini??

Resta : Itu, Bu!ada lagi yang kehilangan uangnya, Bu…..
Bu Guru : Siapa yang,….?
Anak : Saya, BU! Saya, kehilangan uang saya,…,sebetulnya nanti akan saya pakai untuk membayar kaos Olahraga,…
(IBU GURU TERDIAM)
Bu Guru : Tabahkanlah hatimu dulu, ya……., sementara ini,…, ibu belum bisa membantu kamu untuk mencari uangmu itu,…, Bu Guru sekarangjuga masih Repot,…, anak-anak yang lain juga banyak yang mau membayar kaos Olahraga,…
(ANAK YANG KEHILANGAN UANGNYA ITU PUN MULAI MENANGIS,…)

Bu Guru : Sudah,…,Sudah,., untuk kali ini biar ibu yang mengganti uangmu ya,…
Anak : Saya tidak mau,…., nanti juga saya tetap akan dimarahi sama
bapak,…,sama ibu,…
Bu Guru : Iya,…, nanti biar Bu guru yang menjelaskan ke orang tuamu
ya,…, sudah jangan menangis lagi,…

(Anak itu pun mulai berhenti menangis)
ENTAH DIMULAI SEJAK KAPAN, MULAI ADA BANYAK ANAK YANG KEHILANGAN BARANGNYA. BAIK ITU, BUKU PELAJARAN, TEPAK, PENSIL, PENGHAPUS, STIPO,
SAMPAI UANG JUGA. TAPI, SELAMA ITU PULA PELAKU BELUM JUGA TERTANGKAP.
................................................


TENTANG PENULIS
Mutiara Sabrinda
saya adalah seorang anak yatim yang telah ditinggal ayah saya saat berumur 13 tahun. saya mewarisi sebuah perusahaan distributor minuman sari buah segar. tapi, minat saya dalam bidang Seni membuat saya juga mempertahankan SENDRATARI yang kini sudah mulai luntur.
(http://dramaremaja.blogspot.com/)


Untuk mementaskah naskah ini silakan menghubungi penulis (sekedar pemberitahuan) 
ke email/facebook: sakuraharuno457@gmail.com



klik di sini untuk download naskah teater
  Download Naskah Ini

TAK ADA BINTANG DI DADANYA

TAK ADA BINTANG DI DADANYA
Nominator Lomba Penulisan Naskah Drama Remaja Dewan Kesenian JATIM 2008
Oleh Hamdy Salad

(catatan admin: Naskah ini berkaiatan dengan Guru sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa)

DRAMATIC PERSONAE

  1. PAK HASAN, guru agama yang sederhana, usia sekitar 52 tahun.
  2. ISTRI PAK HASAN, agak gemuk dan sok tahu, usia 45 tahunan.
  3. Tiga Berandal, penjudi dan pemabuk, usia 30 tahunan.
  4. Tiga Murid, siswa SMU kelas tiga, aktivis organisasi sekolah.
  5. Murid-murid SMU, beragam fisik dan penampilannya.
  6. Tokoh Pengganti PAK HASAN (jika diperlukan).
  7. Penyanyi dan Pemusik, sesuai kebutuhan.



WAKTU SEHABIS SUBUH. SETTING PANGGUNG MENGGAMBARKAN RUMAH SEDERHANA PAK GURU HASAN. RUANG TAMU DAN RUANG KERJA JADI SATU. DI MEJA KERJA ITU, PAK HASAN (MEMAKAI SARUNG, KAOS PUTIH MERK SWAN, DAN BERPECI HITAM) SEDANG MEMERIKSA “PR” MURID-MURIDNYA. DENGAN DITERANGI LAMPU BELAJAR (LAMPU YANG HANYA MENYOROT KE TUMPUKAN KERTAS), SEBUAH RADIO DI DEKATNYA MENGUMANDANGKAN LAGU KASIDAH, ATAU LAGU-LAGU ROHANI, BISA JUGA LAGU “LARI PAGI”NYA OMA IRAMA. KEMUDIAN ISTRINYA MASUK PANGGUNG DENGAN MEMBAWA SECANGKIR KOPI, DAN MELETAKKAN KOPI ITU DI ATAS MEJA. KEMUDIAN MEMATIKAN RADIO.

ISTRI
Pak, ISTRIhat dulu pak. Kan masih ada waktu. Besok kan ndak apa-apa. Jalan-jalan gitu lho pak, biar sehat. Bapak kan baru kemarin pulang dari luar kota, apa ndak capek.

PAK HASAN
Ya, iya … (lalu menyeruput kopi dari gelas) Keluar kota itu kan juga dalam rangka tugas guru, Bu. Jadi ya … ndak boleh capek. Melaksanakan tugas dan kewajiban itu juga seperti jalan-jalan, Bu. Malah bisa menyehatkan badan, juga hati dan pikiran.

ISTRI
Tugas apa sih pak, kok kelihatan penting banget. Sejak kemarin kok di situ terus… Sekali-kali bantu masak di dapur tho pak, pak. Kata Bu Amir, tetangga kita yang dosen itu, memasak itu bukan kewajiban istri saja, tapi ...

PAK HASAN
Ini soal penting, Bu! Bukan soal masak-memasak. Ini pelajaran, masalah agama. Jadi saya mesti mengoreksinya dengan benar. Kalau guru hanya mengoreksi soal-soal penting dan fondamen seperti ini hanya main-main, apa jadinya murid-muridku nanti. Bisa-bisa jadi rusak generasi bangsa ini.

ISTRI
Kan banyak juga guru yang bekerja seadanya, Pak. Yang bekerja tanpa membedakan apakah itu matematika, ekonomi atau agama, kan sama-sama pelajaran di sekolah (sambil bicara, istri mengambil sapu dan membersihkan lantai ).

PAK HASAN
Beda, Bu, beda!. Kalau matematika salah, bisa diperbaiki. Kan hanya di kepala, di otak. Kalau soal agama, bahaya, karena masuk ke dalam hati. Salah sedikit bisa mempengaruhi tingkah laku anak. Pelajaran agama itu juga masalah hati, masalah moral bangsa, masalah kehidupan di dunia dan di akhirat nanti. Jadi bukan sekedar angka, tidak bisa disamakan dengan matematika atau pelajaran …



klik di sini untuk download naskah teater
Download Naskah Ini

Ebook : Misteri CIA Seputar G30S PKI

Publik Indonesia dikejutkan dengan kabar ditariknya dokumen rahasia tentang kiprah pemerintahan AS pada saat terjadinya Gerakan 30 September 1965 (G 30 S). Padahal, baru beberapa hari sebelumnya, dokumen itu dibuka menyusul dilantiknya Megawati Soekarnoputri, putri mantan Presiden Soekarno, menjadi presiden RI ke-5.

Menariknya, penarikan dokumen tersebut terjadi bukan karena protes. Sejak dibuka diam-diam, tak satu pun pihak ya ng menyatakan keberatan atas isi dokumen. Ini jelas suatu keanehan. Adakah yang janggal dalam peristiwa itu? Siapa saja yang sebenarnya terlibat versi CIA dalam tragedi tersebut?




Breaking Dawn - Stephenie Meyer

Breaking Dawn adalah judul buku keempat dari lanjutan seri Twilight setelah Twilight, New Moon dan Eclipse. Di negara aslinya, USA, buku Breaking Dawn dengan rekor penjualan di hari pertama launching-nya mencapai 1,3 juta eksemplar.

"Dalam buku ketiga, Eclipse, Edward memberikan syarat bahwa Bella harus menikah dulu dengan dirinya jika ingin Edward yang membuat dia berubah menjadi vampir. Akhirnya dalam buku keempat Breaking Dawn ini, Bella resmi menikah dengan Edward dan berbulan madu di sebuah pulau terpencil di negara Brasil. Yang kemudian diikuti dengan berita bahagia bahwa Bella hamil, namun tidak bagi Edward karena dirinya mendorong Bella untuk menggugurkan kandungannya. Bella tetap menginginkan bayinya dan curhat ke Rosalie, seseorang yang sangat berharap memiliki anak sebelum terpaksa diubah menjadi vampir.



Rabu, 01 Desember 2010

King - Iwok Abqary

Sebuah novel adaptasi dari film KING, yang terinspirasi dari kisah hidup legenda bukutangkis Indonesia, Liem Swie King.

Guntur, Raden, dan Michelle bersahabat karib. Raden dan Michelle sangat mendukung kecintaan Guntur pada olahraga bulutangkis. Mereka berdua bahkan rela ikut ngamen dan dimarahi orangtua gara-gara ingin membantu Guntur masuk ke sebuah klub bulutangkis di kota, yang jaraknya cukup jauh dari desa mereka.

Jerih lelah Guntur tak sia-sia, ia berhasil masuk klub di kota. Bahkan terpilih untuk ikut seleksi beasiswa di sebuah klub bulutangkis ternama di Kudus, klub yang melahirkan jagoan-jagoan bulutangkis Indonesia. Namun, langkahnya tidaklah mulus. Banyak rintangan yang bisa membuat langkah Guntur terhenti. Masalah biaya, teman yang menjadi kompetitor, sampai keretakan hubungan Guntur dan kedua sahabatnya.


Berhasilkah Guntur mengatasi berbagai persoalan itu? Mampukah ia menggapai impiannya? Terlebih dari itu, bagaimana akhir dari hubungannya dengan Raden dan Michelle?


Hitam Putih

NASKAH DRAMA REMAJA
HITAM PUTIH


Untuk diikutsertakan dalam
“Lomba Penulisan Naskah Teater
Seksi Penyajian Taman Budaya Jawa Timur 2004”


Karya :
ENANG ROKAJAT ASURA




TOKOH :
  1. AMARAL
  2. NENEK
  3. RIO
  4. DUA ORANG BODYGUARD
  5. PUTRI
  6. SEORANG LELAKI
  7. FIGURAN



CUPLIKAN NASKAH

RIO
Bom !!

AMARAL
Bom … bom !!

NENEK
Bukan bom…itu tadi kentut !

RIO
Kentut ? begitu kerasnya kentut ?

NENEK
Ya, itu tadi kentut !
Bahkan ada kentut yang bisa lebih keras dari itu…

AMARAL
Ngaco !
Nenek jangan ngaco !
Ayo keluar…itu tadi bom…
atau paling tidak granat tangan…

NENEK
Kentut !

RIO
Siapa yang kentut ?

NENEK
Kamu ! kau yang kentut !
Kentut orang macam kau itu pasti sekeras bom !

RIO
Aku kentut ? kentutku keras ?
Mana mungkin, Nek,
aku masih bebas keluar masuk Amerika !
kalau aku kentut sekeras bom,
pasti dicekal masuk Amerika…

NENEK
Kalau begitu, kau yang kentut, Cu !

AMARAL
( TERSIPU )
Nenek…mana mungkin aku kentut di depan umum…
lagi pula kentut perempuan itu tidak keras…
Mana mungkin bisa sekeras bom…

NENEK
Ya, sudah !
Kalau begitu, mungkin aku yang kentut…
Kentutku bisa sekeras bom,
buat ngebom laki-laki brengsek yang akan mengganggu kamu !!
Tapi….karena aku perempuan,
pasti kentutku tetap santun…
Buktinya kentutku tak salah sasaran kan ?
Tidak salah tembak…
Kentutku tepat nembak Riomu itu !

klik di sini untuk download naskah teater
  Download Naskah Ini

Tanah Warisan - S H Mintarja

AWAN yang kelabu mengalir dihanyutkan oleh angin yang kencang ke Utara. Segumpal bayangan yang kabur melintas di atas sebuah halaman rumah yang besar. Kemudian kembali sinar matahari memancar seolah-olah menghanguskan tanaman yang liar di atas halaman yang luas itu.
Seorang perempuan tua berjalan tertatih menuruni tangga pendapa rumahnya. Kemudian memungut beberapa batang kayu yang dijemurnya di halaman. Sekalikali ia menggeliat sambil menekan punggungnya.
Dengan telapak tangannya yang kisut dihapusnya keringat yang menitik di keningnya.
Hem, perempuan itu berdesah.
Kalau saja mereka masih ada di rumah ini. perempuan itu kini berdiri tegak.
Ditengadahkan wajahnya kelangit, dan dilihatnya matahari yang telah melampaui di atas kepalanya.

Tanpa sadar, diedarkannya pandangan matanya berkeliling. Keningnya berkerut ketika dilihatnya halaman rumahnya yang menjadi liar karena tidak terpelihara. Rumah besar yang kotor dan rusak. Kandang yang kosong dan lumbung yang hampir roboh.
Perempuan itu menarik nafas dalam-dalam. Kemudian kembali ia membungkukkan punggungnya, memungut beberapa batang kayu bakar yang dijemurnya di halaman. Ketika perempuan itu melihat seseorang berjalan di lorong depan regol halamannya, maka ia mencoba menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Tetapi orang itu memalingkan wajahnya, dan berjalan semakin cepat.
Hem, sekali lagi perempuan tua itu berdesah. Di pandanginya orang itu sampai hilang dibalik dinding halaman rumah sebelah. Sejenak kemudian dengan langkah yang berat perempuan itu melangkah masuk ke rumahnya yang kotor dan rusak, langsung pergi ke dapur.