Pages

Rabu, 06 Juli 2011

Di Jamuan Cinta-Mu di Arafah oleh Ratna Januarita

 
Buku ini kaya hikmah. Buku ini membawa kita menyadari bahwa proses berhaji sesungguhnya sangat panjang. Mulai dari ketetapan niat berhaji, berusaha melaksanakan niat itu (misalnya, menabung sedikit demi sedikit), memaknai hari-hari (atau bahkan bulan2, tahun2) yang kita lalui sampai akhirnya tibalah saatnya Allah memperkenankan kita mendatangi rumah-Nya di Baitullah, dan memaknai semua ritual haji. Mbak Ratna memaknai semua itu dengan cara yang indah dan memberi banyak pelajaran pada saya.


Buku ini jadi enak dibaca karena bergaya feature, sehingga kita seolah-olah menyaksikan film bagaimana suka duka dan haru biru Mbak Ratna sebelum dan saat berhaji. Misalnya, tiba-tiba saja, menjelang keberangkatan haji, pembantunya minta keluar dan ternyata 'diambil' sama tetangganya sendiri yang juga mau naik haji! Bagaimana Mbak Ratna menyikapi kejadian itu? Marah? Kesal? Ya pastilah... wajar.. Keberadaan pembantu sangat krusial bagi keluarga Mbak Ratna, karena dia akan naik haji meninggalkan dua anaknya yang masih kecil.

Tapi... kejadian itu justru dianggapnya sebagai 'madrasah kesabaran'. Dia pun mengalihkan rasa marahnya dengan sikap positif (memberi hadiah pada tetangganya yg mau naik haji itu dan tetap berbaik-baik dengannya). Alhamdulillah... kesabaran itu berbuah manis. Allah memberikan cara penyelesaian yang manis sekali (apa ya? ya baca aja..:D)

Yah, pokoknya, banyak lagi deh cerita dari Mbak Ratna seputar perjalanan hajinya. Semuanya berporos pada satu hal: berhaji adalah menghadiri perjamuan cinta-Nya. Karena itu, proses berhaji pun harus penuh cinta, jauh dari amarah, selalu berprasangka baik pada Allah, sepanjang haji pun harus penuh cinta pada siapa saja .. dll.

Buku ini mengajarkan kepada kita bagaimana berhaji dengan cinta...
Endorsments:
"Buku ini indah dan enak dibaca.Penuh sentuhan-sentuhan yang mengsah kalbu. Sama indahnya dengan Ayat-Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih" (Achmad Daniri, ketua Komnas KEbijakan Governance)
"Pengalaman dipaparkan dengan sangat natural. Mengoptimalkan istilah-istilah trendi, ada kisah lucu, menggugah dan mengharukan." (KH Drs Muchtar Adam, Pimpinan Ponpes AlQuran Babussalam)
"Buku ini bercerita dengan lancar tentang pengalaman berhaji. Menikmati fokus penulis pada "perjamuan cinta di Arafah" sangatlah menarik." (Hernowo)
"Banyak yang sudah menulis memoar hajinya dalam sebuah buku, tapi karya salah satu dosen UNISBA ini inspiratif. Ada renungan kontemplatif yang mengajak pembacanya menelusuri inti dan pesan haji." (Prof.Dr. H.E. Saefullah, SH LLM, Rektor UNISBA)
"Buku yang benar-benar kaya hikmah.Mbak Ratna berhasil menjumput begitu banyak mutiara hikmah dalam perjalanan hajinya dan menguntainya menjadi sebuah buku yang mengharu biru." (Dina Y. Sulaeman, penulis buku best seller Doktor Cilik Hafal dan Paham Al Quran)
*buku yang pas dibaca untuk yang mau naik haji, atau untuk dijadikan hadiah buat saudara/teman yang mau naik haji* :)

Judul : Di Jamuan Cinta-Mu di Arafah
Penerbit : PT Mizan Publika
Sumber : Pustaka Gratis 78


Antar Aku Ke Tanah Suci : Panduan Mudah Haji, Umrah Dan Ziarah

 
Penulis buku ini adalah seorang ulama kondang dari Bandung, Jawa Barat, telah berpengalaman membimbing jamaah haji dan umrah. Tak heran kalau ia menulis buku ini sebagai panduan mudah untuk menunaikan ibadah haji, umrah dan ziarah.

Mulai dari masalah motivasi haji, tuntunan haji Rasulullah saw, kesehatan badan saat berada di Tanah Suci, hingga hikmah-hikmah haji dipaparkan dalam buku ini secara gamblang. Penulis juga menguraikan seluk-beluk masalah umrah dan ziarah. Membaca buku ini, pembaca juga bisa memetik buah keutamaan-keutamaan haji.


Bagi calon jamaah haji, buku ini merupakan bagian dari pembekalan. Sedangkan bagi kaum Muslimin yang bukan jamaah haji insya Allah buku ini dapat mendorongnya untuk segera menunaikan rukun Islam kelima. Minimal setelah membaca buku ini hatinya tergerak untuk mencanangkan niat kapan ia menunaikan ibadah haji. Tak lupa memohon kepada Allah agar diberikan jalan kemudahan menuju Tanah Suci, baik dari sisi fisik, ekonomi maupun kondisi lingkungannya.

Judul : Antar aku ke tanah suci: panduan mudah haji, umrah, dan ziarah
Penulis : Miftah Faridl, Budi Handrianto
Penerbit :Gema Insani, 1428
ISBN : 9795602489, 9789795602484
Tebal : 232 halaman
Sumber : Pustaka Gratis 78



SPK : Metode SAW

 
Metode SAW sering juga dikenal istilah metode penjumlahan terbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut. Metode SAW membutuhkan proses normalisasi matriks keputusan (X) ke suatu skala yang dapat diperbandingkan dengan semua rating alternatif yang ada.  



dimana rij adalah rating kinerja ternormalisasi dari alternatif Ai  pada atribut Cj ; i=1,2,...,m dan j=1,2,...,n.

Nilai preferensi untuk setiap alternatif (Vi)diberikan sebagai:  

 Nilai Vi  yang lebih besar mengindikasikan bahwa alternatif Ai  lebih terpilih


Selasa, 05 Juli 2011

Di Bawah Bayang-Bayang Bakau

Lakon
DI BAWAH BAYANG-BAYANG POHON BAKAU
Oleh; Wahyudin - sanggar nuun

DRAMATIC PERSONAE
  1. Marji (suami usia 78 tahun)
  2. Samiah (istri usia 63 tahun)
  3. Rahmin (usia 55 tahun)
  4. Samsani (usia 50 tahun)
  5. Warga



PAGI HARI DI TEPI LAUT DI DEPAN RUMAH MARJI TAMPAK MEMBERSIHKAN DIRI SETELAH MENANCAPKAN BEBERAPA BATANG POHON BAKAU. BEBERAPA SAAT SAMIAH KELUAR DARI DALAM RUMAH.

SAMIAH
Sudah pulang rupanya kau Marji?! Berapa banyak batang bakau yang kau tancapkan pagi ini?

MARJI
Ya Lumayan.

SAMIAH
Lumayan, berapa tepatnya?

MARJI
Ya lumayan, cukup! Cukup banyak.

SAMIAH
Yang aku tanyakan jumlahnya, Marji. Tepatnya berapa?

MARJI
Sedikit lebih banyak dari kemarin, istriku.

SAMIAH
Wajahmu tampak senang, sepertinya kau berhasil menanam banyak bakau atau kau memang sedang gembira hari ini.

MARJI
Ya, banyak. Tapi aku tak menghitungnya…tidak ada teh panas untukku istriku?

SAMIAH TERDIAM BEBERAPA SAAT, MARJI MENATAP DALAM WAJAH SAMIAH

MARJI
Kau tidak menyediakannya untukku istriku? Padahal katamu aku sedang gembira pagi ini, tapi rasanya kau malah sebaliknya. Apa kau tidak sedang bahagia hari ini?

SAMIAH
Kau sudah tahu Marji, pagi ini tidak ada teh panas. Tapi bukan berarti aku tidak bahagia.

MARJI
Tapi kenapa tidak menyediakan teh panas, istriku?

MARJI TERDIAM, BEBERAPA SAAT MENATAP SAMIAH YANG JUGA TAMPAK GELISAH

MARJI
Kau tampak berbeda hari ini Samiah, perkataan dan raut mukamu menunjukan itu. Apa kau tidak suka dengan apa yang aku lakukan setiap hari, menanam dan meyiangi bakau?

SAMIAH
Tidak, aku suka! Aku menyukai apa yang kau kerjakan setiap hari suamiku, bahkan aku bangga.

MARJI
Tapi…Kenapa kau tidak menyediakan teh panas seperti biasanya?

SAMIAH
Memang tidak.

MARJI
Apa gula dan tehnya habis? Atau kita tidak mempunyai persediaan air hujan untuk dimasak?

SAMIAH
Mungkin.

MARJI
Mungkin??! Mungkin bagaimana? Kau mulai aneh istriku, beberapa hari ini kau telah berkata dan bersikap aneh denganku dan sejak aku datang aku menemukan sikap itu ada padamu.

SAMIAH
Aneh? Aneh bagaimana?

MARJI
Ya aneh…alasanmu itu yang aneh.

SAMIAH
Hari ini aku tidak melihat isi dapur, aku tidak memasak! Ini sudah jelas kan, tidak aneh lagi!

MARJI
Kau sedang sakit?

SAMIAH
Tidak.

MARJI KEMBALI TERDIAM, MERENUNG, MATANYA BEBERAPA KALI MELIRIK SAMIAH

MARJI
Pohon bakau yang aku tanam sebagian sudah tua dan ada beberapa rantingnya yang sudah kering, besok aku akan mengambil dan mengumpulkannya. Kau bisa menjualnya ke pasar dan kita bisa mendapatkan uang untuk belanja.










klik di sini untuk download naskah teater selengkapnya
Download Naskah Ini

Senin, 04 Juli 2011

Peter Pan and the Shadow Thieves - Dave Barry & Ridley Pearson

 
Lord Ombra, sosok misterius mengerikan pencuri bayangan, membuat gempar seluruh awak kapal.

Dia memaksa kelasi kapal mengikuti semua perintahnya untuk mencari Serbuk Bintang, materi pengganda kekuatan. Mereka bergerak menuju London ke kediaman Molly yang dikabarkan menyimpan serbuk ajaib itu.


Peter Pan bersama Tinker Bell berusaha menghentikan langkah Lord Ombra. Jika tidak, nyawa Molly dan keluarganya akan terancam. Dan kekuatan Serbuk Bintang di tangan Lord Ombra akan berubah menjadi kekuatan jahat yang menimbulkan kekacauan di Kota London.
Berhasilkah Peter Pan mengatasi masalah besar ini? Lalu bagaimana dengan Kapten Hook, musuh terbesar Peter Pan, yang terus menuntut balas kepadanya?

Sumber: Pustaka 78


Love is cinta - Moammar Emka

Walaupun Ryan (Irwansyah) dan Cinta (Acha Septriasa) sedemikian dekat, tetapi mereka tidak pernah bisa mengetahui cara mengungkapkan hubungan. Mereka hanya sempat mengucap kata love yang diterjemahkan sebagai sayang. Sebuah ungkapan yang menimbulkan ketidakpastian. Ryan dan Cinta bersahabat sejak lama dan mereka baru saja lulus SMA.

Peristiwa akhirnya mengubah segalanya. Cinta terpukul karena Ryan pergi ke Amerika Serikat tanpa memberi kepastian hubungan. Ryan juga merasa dirinya harus 'menyampaikan kepastian', bahwa 'ada cinta' untuk Cinta. Ryan gelisah. Ia tidak akan pergi sebelum memberikan kepastian hubungannya walaupun Ryan harus menjadi orang lain, yaitu Doni (Raffi Ahmad).


Dia berusaha menghubungi Cinta akan tetapi menemui kesulitan. Bahkan orang tuanya pun tidak bisa mempercayai bahwa dirinya sesungguhnya adalah Ryan. Persoalan semakin bertambah rumit ketika Ryan mengetahui bahwa Doni sesungguhnya adalah seorang homo sehingga kemunculannya kembali disambut dengan sangat mesra oleh Papi (Sabar), pacar Doni.

Berbagai cara dilakukan Ryan untuk membuktikan cintanya. Cinta kini telah dekat dengan Ivan (Andhika Pratama). Dengan berbagai cara Ryan akhirnya berhasil meyakinkan orang tuanya (Henidar Amroe dan Tio Pakusadewo), dan juga pada Mona (Juwita Maritsa) adik Cinta. Akan tetapi Ryan justru gagal meyakinkan Cinta. Cinta hanya merasa Doni benar-benar mirip Ryan. Mona terus berusaha meyakinkan Cinta.

Ryan yang sudah putus asa sempat berkata kepada Cinta, di saat terakhir akan pergi ke tempat yang biasa didatanginya bersama Cinta. Untuk mengatakan hal yang selama ini belum sempat diucapkannya. Ryan pergi ke tempat itu di saat-saat terakhir. Di saat yang sama, Ivan yang telah semakin dekat dengan Cinta, menyatakan cintanya. Cinta menjadi bimbang.

Sumber: Pustaka 78


Minggu, 03 Juli 2011

Muhasabah Cinta Seorang Istri – Asma Nadia

cinta menurutku tak berwarna
ia menjadi jingga sebagai mana kau memaknainya
ia pun menjadi kuning, biru dan merah
sebagaimana kau menginginkannya
cinta bagiku tak ubahnya kumpulan narasi
tentang kejujuran dan keberanian
tentang kemarahan dan kasih sayang
cinta adalah lukisan yang unik dan tak terkatakan
sebab ia menenggelamkan kita
pada angan-angan dan mimpi yang abadi
dan cintaku padamu
adalah surga yang tak bisa kumasuki
jika tanpamu


***

Begitulah yang terasa ketika membaca buku “Muhasabah Cinta Seorang Istri’ (ANPH). Buku ini kumpulan curahan hati para istri ini terdiri dari Asma Nadia, Tria Bermawi, Beby Haryanti Dewi, Dewi Rieka, NR. Inna Huda, dll. Ketika cinta tak lagi indah, saatnya menelusuri jejak yang terlupa.. Itulah yang ingin diungkapkan.

Buku ini merupakan media muhasabah bagi muslimah. Untuk yang sudah menikah, maka Muhasabah Cinta adalah obat untuk menelusuri cinta yang mungkin sempat pudar, dan menjadi setetes embun bagi harumnya bunga pernikahan. Bagi yang belum menikah akan memperbaiki persepsi dan memberikan kesiapan yang lebih baik untuk menyambut pernikahan, menjadi istri dan ibu.

Selain kita akan mendapatkan pengalaman-pengalaman berharga, juga ada bonus tips menghadapi berbagai karakter suami.. Dan buat kamu yang belum menikah ,baca tips lengkap memilih suami pilihan. Kenali calonmu dari sekarang!