Pages

Rabu, 09 Februari 2011

Kiamat Sudah Dekat - Naskah Islami

KIAMAT SUDAH DEKAT

Karya : ABBAS MUSTAN BHANSALI


PARA PELAKU

1. FREDY
2. TEUKU HAMID
3. BAPAK
4. MAMAK
5. CUT ZOHRA
6. TEMAN – 2 ZOHRA
7. ORANG 1
8. ORANG 2
9. ORANG 3
10. JHONY
11. WANITA
12. BANCI
13. GENG 1
14. GENG 2
15. GENG 3
16. ANAK BUAH JHONY
17. LETNAN
18. POLISI 1
19. POLISI 2
20. KYAI
21. MASYARAKAT






ADEGAN PERTAMA

DI SEBUAH PERKAMPUNGAN YANG SEDERHANA NAN ASRI DI WILAYAH PULAU SUMATERA. NAMPAKLAH BEBERAPA ORANG YANG SEDANG BERADA DI GARDU JAGA.
DATANGLAH SEORANG LELAKI YANG BERPAKAIAN PERLENTE DARI KOTA UNTUK MENEMUI KELUARGANYA.

FREDY
Selamat malam, Bang. Apa benar disini daerah Lampulo ?

ORANG 1
Ya, benar. Ada apa ya ?

FREDY
Saya kemari ingin menemui keluarga saya. Tapi sampai saat ini saya belum bertemu dengan mereka.

ORANG 2
Rumahnya dimana ? Maksudnya alamat pastinya dimana ya ?

FREDY
Nah, itu makanya, saya tidak ingat lagi. Saya sudah lama tinggal di Jakarta. Hampir 20 tahun saya tidak pernah pulang ke kampung halaman. Tapi saya masih menyimpan fotonya.

ORANG 3
Sebenarnya bapak ini asli sini ? Lalu yang dimaksud keluarganya itu adalah orangtua bapak sendiri ?

FREDY
Yach begitulah. ( Muncullah beberapa wanita muslimah )

ORANG 1
Assalaamu ‘alaikum, Akhwat ! ( Para wanita menjawab salam dengan ketakutan ) Wah … Apa perlu diantar pulangnya ?

CUT ZOHRA
Terima kasih bang, kami bisa pulang sendiri.

ORANG 2
Ayolah ! Jangan sungkan-sungkan. Tidak baik lho menolak kebaikan seseorang.

CUT ZOHRA
Tidak usah bang. ( Memaksa para wanita ) Bang, jangan paksa saya. ( Meronta ).

TEUKU HAMID
Hey, lepaskan ! Jangan ganggu mereka ! ( Para wanita berlari ke dekat Teuku Hamid ).
Kalian ini tidak bosan-bosannya menggoda wanita. Itu perbuatan dosa, mengerti.


Berapa kali aku harus mengingatkan kalian. Apa perlu Rencong ini yang akan bicara ?!
( Kemudian para pemuda itu kabur sambil memberikan foto tsb ke Fredy ). Kenapa kau masih diam saja ? Menantang ya ! Aku tidak takut siapapun. Aku ini keturunan
Teuku Umar. Jagoan Rencong di daerah sini.

FREDY
Hamid, Teuku Hamid. Benarkah dirimu ?

..................

klik di sini untuk download naskah teater  selengkapnya
Download Naskah Ini

0 komentar:

Poskan Komentar